Sepertinya dunia ini akan sepi tanpa kehadiran para alayers. Eksistensinya gak cuma di dunia nyata tapi juga di dunia maya. Virusnya juga tidak hanya menyebar di kota-kota besar dengan segala sisi gelap dan terangnya tapi sudah merasuk ke kampung-kampung yang letaknya jauh dari pusat perkotaan. Di gang-gang kecil nan sempit, jalanan berdebu yang bercampur asap kendaraan bermotor, pusat-pusat perbelanjaan yang dipenuhi dengan kegiatan ekonomi, bahkan di lembaga pendidikan formal dan informal sekalipun, para alayers ini tetap saja bisa ditemukan. Mengenali mereka cukup mudah kok, lihat saja dari penampilan luar mereka yang bisa dibilang norak atau gak banget. Mereka pikir mereka itu keren?