Kamis, 24 Mei 2012

selasar transportasi

Apabila volume kendaraan bermotor yang melintas di suatu ruas jalan sudah melebihi kapasitas, kemacetan tidak bisa dihindari. Waktu terbuang percuma, biaya operasional yang dihabiskan melebihi anggaran, bahkan stress tingkat tinggi pun menyerang ketika menghadapi ruas jalan yang padat merayap. Semua rencana yang telah disusun apik gagal total dilaksanakan akibat ulahnya. Penanganan dan pemecahan masalah mengenai kemacetan perlu mendapat perhatian khusus dari seluruh elemen masyarakat. Mulai dari  pemerintah yang bekerja sama dengan perencana transportasi sampai masyarakat yang berperan sebagai pengguna.
Prihatin!

 Saat negara di belahan bumi lain mulai berbenah dalam menata sistem transportasi dan pembangunan yang berorientasi kepada manusia dan lingkungan. Indonesia malah berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit dan mengisi setiap sudut kota dengan pusat kegiatan yang tidak sehat dan ramah lingkungan. Untuk melakukan mobilisasi, sebagian masyarakat yang beruang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi yang menyebabkan polusi daripada menggunakan moda transportasi umum yang lebih ekonomis dan  ramah lingkungan. Alasannya klise, memiliki kendaraan pribadi adalah suatu bentuk pencitraan kelas sosial seseorang.Jangan harap dipandang dan dihormati, bila seseorang tidak memiliki mobil dan rumah gedong.

Mau tidak mau, kota dijadikan sebagai tempat berlangsungnya kehidupan kendaraan. Pembangunan  atau pelebaran ruas jalan untuk kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat memiliki prioritas tertinggi dibandingkan pembangunan ruang publik yang memberikan kebahagiaan bagi semua orang, seperti taman, ruang pejalan kaki, dan pengguna sepeda. Kendaraan bermotor yang melintas di ruas jalan saling sikut menyikut  dengan pengguna jalan dan sepeda.Keselamatan pengguna jalan dan sepeda sering tidak dihiraukan oleh para pengemudi atau pengendara. Sudah punya jalan sendiri malah mengambil jalan orang lain.

Melakukan Transportasi Perkotaan Berkelanjutan bisa menjadi alternatif dalam mengatasi kemacetan. Begitu banyak cara melakukan pendekatan permasalahan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan Transportasi Perkotaan Berkelanjutan salah satunya menyediakan moda transportasi yang memiliki efisiensi waktu dan biaya yang relatif kecil. Kenyamanan dan keselamatan selama melakukan perjalanan pun perlu diperhatikan bagi penyedia jasa transportasi agar masyarakat memanfaatkan semaksimal mungkin keberadaan moda transportasi umum.




Tidak ada komentar: