Masih merasa kurang pede dengan bentuk tubuh kita? Wah,
ini sih ‘kutukan’ standar. Karena sering dicekoki dengan foto supermodel dan artis yang bertubuh kurus, kita jadi ngerasa bentuk tubuh seperti itulah yang ideal. Akibatnya, kita jadi merasa terjebak karena lahir di masa tubuh kurus sangat dipuja-puja.
Percaya atau nggak, sebenarnya penyebab ketidak-pede-an terhadap tubuh kita dipengaruhi oleh tahun dimana kita hidup. Saat ini mungkin sebagian dari sobat Delapan mengeluh karena mempunyai perut yang buncit atau pinggul yang besar. Tapi di era sebelumnya, bentuk tubuh itulah yang begitu digemari. Yups, nggak percaya ?Let’s find the truth...
1500-1800: Chubby berjaya
Bisa dibilang tren bentuk tubuh cewek inilah yang paling awet. Soalnya bertahan selama tiga abad. Hal nich terbukti dari dokumentasi-dokumentasi lukisan zaman itu yang menggambarkan sosok cewek yang berisi. Misalnya lewat karya seniman asal Perancis Auguste Renoir.
1900: Seksinya Si Atletis
Nggak ada perubahan yang terlalu drastis, coz cewek-cewek masih ‘aman’ ama bentuk tubuhnya. Bedanya hanya pemakaian korset yang semakin menampakkan keseksian seorang wanita.
1920: Pinggul Gitar
Cewek-cewek mulai merasa resah, karena buat pertama kalinya film bisu dikemas dengan formula fashion yang glamor, berwajah tirus, berkulit putih pucat, dengan bibir tipis dan sedikit freckles dibagian hidung, serta bentuk tubuh dengan sedikit lekukan di pinggang dan pinggul.
1950: Blonde
Bosan dengan tubuh cewek yang langsing, dengan kaki ramping dan payudara yang besar. Era nich lebih menampilkan tatanan rambut yang bergelombang besar sebatas bahu, bibir yang penuh dengan hiasan lipstik berwarna merah cabai dan goresan eyeliner yang semakin menimbulkan efek glamor.
1960-1970
Era ini, bentuk tubuh kurus semakin berjaya. Akan tetapi tubuh proporsional-lah yang lebih dilirik.
1980: Sport Girl
Gaya hidup sehat semakin berjaya, nggak hanya mempunyai wajah dan bentuk tubuh langsing tetapi lebih ke arah bagaimana menerapkannya untuk menjaga tubuh tetap ideal-lah. Nah, salah satunya dengan senam.
2000-sampai sekarang
Fenomena Anorexia yang menimpa para model, yang ingin mempunyai bentuk tubuh yang very slim membuat fakta berkembang bahwa diet yang terlalu berlebihan dapat menimbulkan bulimia/berat badan turun secara drastis dan nggak bagus buat kesehatan.
Kalo ditanya tentang kehidupan, pasti nggak lepas dari yang namanya jelek dan bagus. Akan tetapi, jika kita melihat diri kita dari sisi yang berbeda, maka kita akan menemukan jati diri yang nggak bisa dilihat orang yang lain, tetaplah bersyukur dan menerima semua pemberian Tuhan, kita bakalan kelihatan cantik dimata-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar